Halo Makassar (3) : Drama (lagi) sebelum pulang

Puas ngadem di masjid, kami langsung menuju rumah Ibu Winda dengan menggunakan GoCar. Rumah Ibu Winda berada di daerah BTP, searah dengan bandara. Memang sepertinya kami berjodoh dengan Ibu baik hati ini. Sampai di rumah ibu WInda, kami disambut Ibu Winda dan suaminya. Bapak bertanya dengan nada agak heran, kok bisa kami langsung percaya menitipkan … More Halo Makassar (3) : Drama (lagi) sebelum pulang

Halo Makassar (2) : panas-panasan di Losari dan Fort Rotterdam, ngadem di Masjid Makassar

Sekitar 10 menit jalan kaki dari Pantai Losari, kami sampai di Benteng Fort Rotterdam. Isi buku tamu dan bayar seikhlasnya (walaupun ada tulisan gratis alias tidak dipungut biaya). Di benteng ngapain? Foto-foto aja. Untungnya kita kesana masih sangat pagi, jadi masih sepi.     Puas muter-muter dan foto-foto di benteng, sekitar jam 9 kami keluar … More Halo Makassar (2) : panas-panasan di Losari dan Fort Rotterdam, ngadem di Masjid Makassar

Halo Makassar (1) : Pantai Losari di Minggu Pagi

Tadi malam, sebelum berangkat mas-mas kernet kembali menanyakan kami akan turun dimana. Waktu kami bilang akan menuju ke Pantai Losari, mas-mas kernet langsung menyarankan kami untuk turun di dekat fly over supaya lebih dekat menuju ke Losari. Okay  no problemo. Begitu turun dari bus di fly over subuh keesokan harinya, kami langsung disambut oleh beberapa … More Halo Makassar (1) : Pantai Losari di Minggu Pagi

Ngapain di Toraja ? (4) : Berburu Belut Purba dan Menikmati Sore di Toraja

Definisi jalan pintas yang direkomendasikan oleh mbak penjaga loket di Lemo – yang baru kami tahu beberapa saat kemudian, adalah : jalan naik-turun-mbulusuk sawah-masuk hutan-alhamdulillah akhirnya sampai dengan selamat. Ingat soundtrack film kartun Ninja Hattori? Mendaki gunung, lewati lembah. Sungai mengalir indah ke samudra. Membawa kita bertualang. Itulah jalur yang harus kami lewati untuk sampai di Tilanga’. Naik-turun gunung. Tetapi tanpa … More Ngapain di Toraja ? (4) : Berburu Belut Purba dan Menikmati Sore di Toraja

Ngapain di Toraja ? (3) : Lihat Makam (lagi) di Lemo

Lemo Rencana awalnya sih dari Londa kami akan ke Tilanga’ dulu baru ke lemo. Apa daya karena kebablasan, ya sudah kami lanjut ke Lemo dulu saja. Kami sampai di Lemo pas sedang panas-panasnya, sekitar jam 1. Hampir tidak ada pengunjung yang datang bersama dengan kami. Menurut informasi dari mba-mba penjaga loket, biasanya Lemo akan ramai di … More Ngapain di Toraja ? (3) : Lihat Makam (lagi) di Lemo

Ngapain di Toraja? (2) : Jelajah Makam di Gua Londa

Dari Ke’te’ Kesu, kami kembali lagi ke pertigaan kerbau albino. Baru jam 11 pagi, tapi kami sudah merasa lapar lagi. Agak susah mencari warung yang bisa kami singgahi. Untunglah tidak berapa lama kemudian menemukan warung kecil di pinggir jalan milik ibu Amsar, bertuliskan bismillah dan ada tulisan halal. Bismillah ini aman untuk kami. Warung ibu Amsar ini … More Ngapain di Toraja? (2) : Jelajah Makam di Gua Londa