Ngapain di Toraja ? (4) : Berburu Belut Purba dan Menikmati Sore di Toraja

Definisi jalan pintas yang direkomendasikan oleh mbak penjaga loket di Lemo – yang baru kami tahu beberapa saat kemudian, adalah : jalan naik-turun-mbulusuk sawah-masuk hutan-alhamdulillah akhirnya sampai dengan selamat. Ingat soundtrack film kartun Ninja Hattori? Mendaki gunung, lewati lembah. Sungai mengalir indah ke samudra. Membawa kita bertualang. Itulah jalur yang harus kami lewati untuk sampai di Tilanga’. Naik-turun gunung. Tetapi tanpa … More Ngapain di Toraja ? (4) : Berburu Belut Purba dan Menikmati Sore di Toraja

Ngapain di Toraja ? (3) : Lihat Makam (lagi) di Lemo

Lemo Rencana awalnya sih dari Londa kami akan ke Tilanga’ dulu baru ke lemo. Apa daya karena kebablasan, ya sudah kami lanjut ke Lemo dulu saja. Kami sampai di Lemo pas sedang panas-panasnya, sekitar jam 1. Hampir tidak ada pengunjung yang datang bersama dengan kami. Menurut informasi dari mba-mba penjaga loket, biasanya Lemo akan ramai di … More Ngapain di Toraja ? (3) : Lihat Makam (lagi) di Lemo

Ngapain di Toraja? (2) : Jelajah Makam di Gua Londa

Dari Ke’te’ Kesu, kami kembali lagi ke pertigaan kerbau albino. Baru jam 11 pagi, tapi kami sudah merasa lapar lagi. Agak susah mencari warung yang bisa kami singgahi. Untunglah tidak berapa lama kemudian menemukan warung kecil di pinggir jalan milik ibu Amsar, bertuliskan bismillah dan ada tulisan halal. Bismillah ini aman untuk kami. Warung ibu Amsar ini … More Ngapain di Toraja? (2) : Jelajah Makam di Gua Londa

Ngapain di Toraja ? (1) : Lihat Rumah Tongkonan di Ke’te’ Kesu

Begitu turun dari bus, kami langsung disambut oleh geng ojek dan travel Toraja. Dengan muka bantal baru bangun dari tidur panjang, kami menolak semua tawaran dan langsung menuju ke masjid terdekat. Begitu sampai di persimpangan jalan, kami hilang arah. Mau belok kemana juga tidak tahu. Di belakang kami masih ada 1 orang bapak-bapak pemilik travel … More Ngapain di Toraja ? (1) : Lihat Rumah Tongkonan di Ke’te’ Kesu

Jelajah Maros (3) : Main Air di Rammang-Rammang

Rammang-Rammang Begitu energi kami sudah terisi ulang lagi – dengan minuman dingin, leyeh-leyeh di masjid dengan kipas angin semi blower, dan semangkok bakso dan batagor, kami melanjutkan perjalanan ke Rammang-Rammang. Ternyata benar saran Pak Halim, ke Rammang-Rammang sebaiknya memang pas jika dikunjungi di sore hari, ketika matahari bersinar tidak terlalu terik. Panasnya juara! Rammang-Rammang ini … More Jelajah Maros (3) : Main Air di Rammang-Rammang

Jelajah Maros (2) : Main di Taman Prasejarah Leang-Leang

Leang-Leang Tidak jauh berkendara dari Taman Nasional Bantimurung, terdapat obyek wisata andalan Maros lainnya : Taman Prasejarah Leang-Leang. Leang sendiri artinya adalah gua dalam Bahasa bugis. Di sepanjang jalan menuju Leang-Leang banyak kami jumpai ‘leang’ yang lain tersebar di antara rumah penduduk. Begitu sampai di lokasi Leang-Leang, yang tampak di hadapan kami adalah… BATU! Banyak … More Jelajah Maros (2) : Main di Taman Prasejarah Leang-Leang

Jelajah Maros (1) : Lihat Kupu-Kupu di Taman Nasional Bantimurung

Alhamdulillah kami sampai di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan selamat, agak molor 5 menit dari jadwal seharusnya. Saya pun langsung menghubungi Pak Halim, pemilik HLM Rent Car yang akan mengantar kami berkeliling di Maros. Pak Halim ternyata sudah menunggu di bawah, di depan musholla bandara. Begitu saya dan Gadis sampai di bawah, Pak Halim langsung … More Jelajah Maros (1) : Lihat Kupu-Kupu di Taman Nasional Bantimurung